Serius..!!
Sebut saja B, Ia berumur 30 tahun, udah punya dua anak, istrinya tidak bekerja. Sudah tiga tahun ini dia kerja di Jakarta, kerjaannya serabutan dan tentu penghasilannya tidaklah jelas. Tiga bulan ini rejekinya seret, dan selama tiga bulan itu kontrakan rumahnya belum dibayar. Maka besok pagi adalah hari terakhir dia harus bayar kontrakan itu, jika enggak dia dan keluarganya harus segera keluar. “Ini serius, bayar atau keluar!” Begitu kata yang punya rumah.
Seorang anak pengin kuliah, SPMB dua kali enggak beruntung juga, bukan karena enggak pinter, tetapi hanya tidak terlalu pinter. Cari beasiswa di sekolah swasta! mana juga ada. Akhirnya ia mutuskan kuliah D3 di perguruan tinggi swasta yang tidak terlalu bonafit juga. Besok harus bayar 5 juta sebagai cicilan uang gedung kalo enggak ya nggak dapet nomer mahasiswanya donk!. “Saya tidak sedang bercanda, serius! bayar atau tidak kuliah!” Begitu kata petugas administrasinya.
Seorang ibu punya hutang di bank, ceritanya sejak tiga tahun yang lalu suaminya enggak bisa bekerja lagi lantaran sakit dan harus berobat, kemudian ibu itu pinjam uang di bank untuk menyambung hidup dan menjadikan rumahnya yang merupakan harta terakhir sebagai jaminan. berharap suaminya akan sembuh, harapan tinggal harapan suaminya enggak sembuh semuh juga, eh malah sakit parah. Akhirnya utang di bank tidak bisa dibayar dan ini serius besok pengadilan akan menyita rumahnya!!
Hidup penuh dengan hal hal serius!!
Seorang mahasiswa tidak pernah masuk kuliah, alasannya nggak pernah jelas, dikasih tugas juga enggak dikerjakan. Tugas yang kedua, dia mengerjakan, tapi sayang jawabannya sama persis dengan jawaban temannya. Tugas ketiga disuruh browsing di internet, eh dapetnya artikel satu lembar, dan enggak di terjemahkan pula ke bahasa indonesia, padahal tugasnya bikin artikel bukan print artikel, terakhir setelah tahu hasil ujiannya dapet 30, ia datang dan minta diluluskan, alasan kalo enggak dirinya akan di DO. Dosennya berpikir “Apakah mahasiswa ini tidak sedang bercanda”
Sebuah cerita dari teman; Seorang bekerja di kantor X. dateng jam 8 lebih sedikit, kemudian buka buka koran, terus buka komputer..browsing sana sini..udah dech jam 12. Setelah itu break makan siang..untung masih ingat sholat..jam satu balik kantor buka kerjaannya ngerjain dikit..jam dua udah mulai agak agak limbung. Coba jalan jalan, katanya untuk refreshing masak kerja mulu begitu katanya…ketemu temennya di ruang sebelah..ngobrol nggak karuan, eh udah jam tiga ..ingat kerjaanya belum selesai..baliklah dia..bekerja lagi..eh udah jam 4, terus pulang. “aku kan dibayar sampe jam 4” begitu katanya
Pada kenyataanya banyak juga yang menganggap hidup ini tidaklah serius!
Kelihatannya orang yang mengontrakan rumah itu tega karena mengusir orang yang jelas memang nggak punya uang. Sebuah sekolah juga kelihatan tega nggak menerima seseorang untuk kuliah karena enggak punya uang. Kok tega juga sebuah bank menyita rumah sebuah keluarga yang lemah. Tega kemudian menjadi sesuatu yang sulit dipikirkan, ditakuti, tetapi sudah nyata, dan biasa terjadi.
Kenyataannya hidup bukanlah main main….Serius!!
Comments(2)