Archive for May, 2007

Main main dengan harga baju!!

Suatu ketika saya berjalan jalan di kawasan pertokoan di Hamburg, ada satu baju yang bagus ternyata setelah di cek harganya adalah 30 Euro (€). Hmmm.. setelah ingat Rupiah jadi kebayang nieh harganya menjadi 30  dikalikan dengan  12.000 artinya adalah 360.000 Rupiah . Sebagai informasi tambahan, baju itu bukan di outlet baju kelas atas melainkan di oultet menengah di kota ini.

Jadi inget waktu dulu jalan jalan di Matahari (TP atau Delta) baju yang sekelas ini harganya adalah 150 ribu Rupiah. Tapi mahal mana sieh sebenarnya antara 30 € dengan 150.000 Rupiah.

Saya agak takut bikin avarage tetapi gaji seorang fresh graduate di Surabaya mungkin sekitar 1,2 -2 juta rata-rata adalah Rp. 1.5 juta. Di jakarta agak lebih tinggi rata rata sekitar antara 2.5 sampai 4 juta.

Lalu mari kembali ke harga baju tadi, lalu kita bikin index harga 100 ribu dengan gaji 1,5 juta Rupiah berarti adalah 150/1500 sama  dengan 1/10, jadi kamu akan membelanjakan 1/10 gaji jika ingin membeli baju itu jika belinya di Surabaya dengan gaji bulanan di Indonesia.

Sekarang coba lihat apakah 1/10 juga kalo di Hamburg. Berdasar informasi gaji paling rendah disini adalah 1500 €, sudah dipotong tax..jadi kalo dibikin indexnya bakalan 30/1500 itu sama dengan 1/50, jadi kamu cuman membelanjakan 1/50 dari total gaji.

Sekarang jika dibandingkan maka jelas 1/10 jauh lebih tinggi dari pada 1/50 bahkan jauh banget. Makanya harga 30 € yang rupiahnya adalah Rp. 360 ribu adalah murah karena cuman 1/50 dari gaji bulanan seorang pekerja dengan gaji paling rendah.

Karena indexnya dibikin dari harga dan gaji, maka ada dua pertanyaan buat Indonesia menyangkut gaji kita ini; harga yang terlalu mahal atau gaji yang terlalu rendah .he..he.. Jawabannya boleh kedua duanya donk!

Harga komoditi lain misalnya alat alat komunikasi antara di Indonesia dengan di Hamburg mungkin bisa dikatakan hampir tidak jauh beda. Tetapi dengan penghasilan yang cukup orang orang di sini sangat sangat mampu untuk membeli barang dengan mudah, karena pendapatan mereka yang mencukupi. sedang di Indonesia akan sangat berat untuk membeli barang-barang tersebut.

Sebagai contoh seorang PNS yang baru masuk mungkin harus menabung satu tahun dan rela tidak beli pakaian setahun penuh untuk membeli labtob Toshiba, yang disini bisa dibeli dari separo gaji sebulan J . Amazing nggak!!…….

Mungkin ini yang disebut negara maju versus negara miskin. Tetapi kenapa ya siklus ekonomi yang kayak begini ada di Indonesia agak aneh memang, tapi begitulah Indonesia selalu "full of mistery", makanya I love indonesia gara gara misteriusnya juga. Solusi yang paling enak adalah bekerja di Indonesia dengan gaji Eropa kali ya.. he.he.. :) !!!